Metro – Riyadhussunnah.or.Id – Pada 14 Juli 2024 Riyadhus Sunnah bersama karang taruna di lingkungan Rt 04 di Purwoasri membangun bersama lapangan volly.
Sebelumnya di lingkungan dua delapan ini ada lapangan volly yang digunakan masyarakat. “Awalnya di lingkungan mushola, kemudian pindah ke salah satu tanah warga, namun tidak berselang lama, pemilik tanah memakai pribadi tanahnya, akhirnya lapangan volly tidak bisa dipakai lagi,” ujar Om Kurdi di sela-sela perataan tanah.
Salah satu tujuan dari didirikannya Riyadhus Sunnah Madania adalah agar dapat menjadi solusi dari persoalan masyarakat. “Pesantren harus menjadi bagian dari masyarakat, dan masyarakat harus menjadi bagian dari pesantren. Pesantren tidak boleh menjadi beban masyarakat, justru harus menjadi solusi di masyarakat”, ungkap Abdul Karim Munthe, khadim Riyadhus Sunnah.
Membangun fasilitas lapangan volly ini dimulai dari lapangan yang sederhana, sembari mengumpulkan modal untuk membangun lapangan yang sesuai standar. “kita bangun perlahan demi perlahan. harapannya lapangan ini nanti setidaknya ukurannya, bisa sesuai dengan standar lapangan volly nasional, sama lantainya bisa disemen”, jelas Munthe.
Lapangan yang dibangun bersama-sama warga sekitar adalah upaya Riyadhus Sunnah mengimpleentasikan kurikulum yang akan dijalankan. Kurikulum Riyadhus Sunnah adalah kurikulum yang memberikan ruang yang luang bagi mahasantri untuk belajar tentang masyarakat, serta memberikan solusi bagi masyarakat.
Isna Rahmah Solihatin, selaku ketua Yayasan mengatakan, “Riyadhus Sunnah Madania berupaya melahirkan kader-kader yang dapat meneruskan estafet menghidupkan sunnah Rasulullah Saw. Salah satu dari cara menghidupkan sunnah adalah olah raga”.
Sebagai informasi tambahan ketika berita ini dipublikasikan, lapangan volly yang dibangun bersama telah digunakan secara rutin.




Leave a Reply